Bantah Isu Penganiayaan, Pihak Sarwendah Sodorkan Hasil Psikolog Forensik di Sidang Hak Asuh

Sarwendah
Bantah Isu Penganiayaan, Pihak Sarwendah Sodorkan Hasil Psikolog Forensik di Sidang Hak Asuh
banner 468x60

juhanonline.org, Pihak Sarwendah menyerahkan dokumen hasil pemeriksaan dari psikolog forensik ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait persidangan hak asuh anak. Dokumen ini diajukan untuk membantah tuduhan kekerasan anak yang sempat dilayangkan oleh pihak Ruben Onsu, sekaligus memperlihatkan kondisi psikologis Sarwendah bersama kedua buah hatinya, Thalia dan Thania.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menjelaskan alasan di balik pengajuan bukti pemeriksaan tersebut saat ditemui di PN Jakarta Selatan pada Rabu (28/10/2026).

“Kenapa kami bawa hasil psikolog forensik? Ternyata di dalam videonya kita lihat bahwa sudah lama terjadi, sehingga tidak lagi ada bukti visum secara fisik. Nah, untuk membuktikan bahwa ada kekerasan atau tidak, karena ini tidak ada lagi bukti visum fisik, maka kami bawa bukti dari psikolog forensik, yang mana di dalam bukti psikolog forensik tidak ditemui adanya kekerasan terhadap anak, ya,” terang Chris Sam Siwu.

Poin Utama Hasil Evaluasi Psikologis

Walau detail laporan pemeriksaan psikolog forensik bersifat tertutup, Chris membeberkan beberapa poin kesimpulan inti dari dokumen tersebut.

  • Tumbuh Tumbuh Anak Normal: Kesimpulan pertama menegaskan kondisi kedua putri Sarwendah. Hasil evaluasi menyatakan perkembangan psikologis Thalia dan Thania berjalan normal sesuai jenjang usianya. Hal ini membuktikan bahwa tidak terdapat unsur eksploitasi anak selama dalam pengasuhan.

  • Peran Ibu yang Optimal: Poin berikutnya menyoroti kapasitas Sarwendah sebagai seorang ibu. Tim psikolog menilai Sarwendah mampu menjalankan pola asuh yang sehat, di mana sosoknya memegang peran sangat krusial bagi tumbuh kembang mental anak-anaknya.

  • Tidak Ada Pembatasan untuk Ruben Onsu: Hasil pemeriksaan turut mematahkan spekulasi bahwa Sarwendah berusaha memisahkan anak dari sosok ayahnya. Menurut Chris, laporan psikolog justru mencatat bahwa Sarwendah secara aktif terus berupaya menjaga keterlibatan kedua orang tua secara seimbang demi kepentingan terbaik anak.

Melalui bukti ini, pihak Sarwendah berharap tidak ada lagi salah penafsiran atau opini publik yang menyudutkan terkait proses pengasuhan anak-anak mereka.

Pilihan Judul Spin yang Bisa Digunakan:

  1. Bantah Tuduhan Kekerasan, Pihak Sarwendah Serahkan Bukti Psikolog Forensik di Sidang Hak Asuh

  2. Hasil Pemeriksaan Psikolog Forensik Diserahkan ke Hakim, Sarwendah Buktikan Tak Ada Kekerasan Anak

  3. Pihak Sarwendah Patahkan Isu Jauhkan Anak dari Ruben Onsu Lewat Laporan Psikolog Forensik

  4. Sidang Hak Asuh Anak: Kuasa Hukum Sarwendah Bawa Bukti Baru dari Psikolog Forensik

banner 300x250

Related posts

banner 468x60